Jumat, 19 Agustus 2016


Diejek karena gak pacaran

  Sebagaimana maklum adanya,pacaran bukanlah cara islami untuk mengenal lawan jenis lebih dekat.Bahkan pacaran banyak mendatangkan kemaksiatan,dimana dua sejoli yang dimabuk asmara tidak akan bisa lepas dari saling berkirim salam sayang dan mesra melalui berbagai media social,berkhalawat,hingga pada akhirnya terjadilah kontak fisik pasangan muda-mudi yang telah terjebak dalam perangkap setan.
  Karenanya,kalau kalian yang mempunyai prinsip untuk tidak pacaran dicemooh orang lain,dikatakan tidak laku,tidak gaul,kurang trendi,jadikanlah berbagai cemoohan itu sebagai motivator agar lebih konsisten memegang prinsip pribadi kamu.Yakinkan pada diri kamu bahwa pilihan untuk tidak berpacaran merupakan sikap yang akan mendatangkan rahmat ALLAH,walaupun dianggap ‘aneh’ oleh umumnya kaum muda-mudi.
  Berbesar hatilah untuk menjadi kalangan ghuraba.Ya ghuraba,komunitas yang dianggap aneh oleh mayoritas manusia karena tidak mengikuti ritme prilaku mereka.Kalangan ghuraba inilah yang layak mendapatkan ridho ALLAH dan Rosul-NYA,karena mereka tetap berpegang pada nilai-nilai kebenaran disaat umumnya manusia memudarkannya.
  Sobat muda,bukankah lafadz ‘aktsrunnas’ ( kebanyakan manusia ) dalam Al-qur’an seringkali dikaitkan dengan ‘‘la ya’lamun,la yasykurun,la yu’minun’’ ( mereka tidak mengetahui,tidak bersyukur,tidak beriman ) ? ini menunjukan bahwa seringkali mayoritas manusia mengedepankan hawa nafsunya hingga yang muncul dari mereka adalah berbagai prilaku negative.salah satunya,pacaran yang dianggap sebagai satu kewajaran karena hampir setiap orang melakukannya.Relakah kita tejatu dalam kubangan pacaran demi kenikmatan duniawi sesaat yang dengan itu ALLAH dan Rasul-NYA murka dengan kita ?
  Jika jawabannya  ‘’ TIDAK “,maka berbahagialah karena kamu akan mejadi manusia yang dicintai ALLAH dan Rasul-NYA.Dan jangan lupa,do’akan teman-teman kamu yang sudah terlajur terpeleset dalam perangkap pacaran agar mereka insyaf,menyadari keteledoran yang mereka lakukan,hingga mereka bertaubat kepada ALLAH,al-Ghofur dzat yang Maha Menerima Taubat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar