Sabtu, 12 November 2016

Persahabatan menurut islam



Assalamualaikum kawan…

  Kali ini saya mau  membahas tentang arti persahabat munurut islam..Apa sih persahabatan menurut islam itu??????
  Makna sahabat dalam pengertian umum merupakan teman yang selalu akrab dengan seseorang.Persahabatan dalam islam dapat diberi pengertian sebagai ukhuwah antara sesame akidah ,dengan memiliki visi dan misi hidup yang sama yaitu meraih ridho ALLAH SWT.
  Pergaulan dalam persahabat kita sehari-hari terkada sering membuat kita menjadi lelah,emosi,tetapi sering juga kita mengalaminya dengan suka serta senang.Itulah pengalaman yang akan dirasakan oleh setiap orang ketika berteman atau bersahabat.Semua itu disebabkan karena diantara mereka terdapat jenis,sifat,dan karakter yang berbeda.
  Proses persahabatan dari awal sebagai teman menjadi sahabat dan kemudian dijadikannya sebagai sahabat sejati membutuhkan waktu yang lama.Peran sahabat sejati tidak hanya pada saat sahabatnya sedang mengalami kesulitan ,tetapi sahabat sejati itu yang akan selalu berinisiatif untukmemberikan dan  mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh temannya.
  Islam menganjurkan berbuat baik kepada sesame orang muslim lainnya dan bukan hanya itu saja,persahabatn itu harus dapat menjadi sebuah keluarga besar dengan hubungan ukhuwah islamiyyah.
  Persahabatan dalam islam tidak hanya sebatas umat sesame agama saja,tetapi hubungan dengan agama lain pun harus dapat dipelihara baik.Akhirnya kita sadari bahwa semua orang sangat memerlukan sosok sahabat sejati ,akan tetapi pada kenyataannya tidak setiap orang berhasil dengan baik memiliki sahabat sejati.Oleh karena itu marilah kita mengacu pada nilai-nilai persahabatn dalam islam agar mendapatkan ketenangan dan ketentraman hidup dapat kita raih.
  Demikian artikel tentan persahabat dalam islam,semoga tulisan ini bias bermanaat untuk kita semua aminn..sampai bertemu diartikel berikutnya…wassalamualaikum.


#SalamUkhuwahJ

Rabu, 24 Agustus 2016


SALAHKAH MERASA  ??

  Awalnya biasa saja,entah mulai kapan muncul rasa.Bergejolak dalam dada laksana air mendidih menggelak.Pikiran penuh dengan wajahnya dan lidah tidak bisa di kendalikan untuk selalu menyebut namanya.Senyum yang jarang terlihat kini jadi bingkai wajah dan entah kenapa seluruh dunia juga seolah membalas senyumnya.
  Saat berjauhan rindu,tapi bertatap muka malu.Saat tak jumpa terbayang-bayang,namun saat bertemu canggung memandan.Ribuan kata dalam akal pikiran sudah terangkai,namun lidah kelu kaku dan lunglai.Dari pesimistis menjadi romantic,dari oportunis bisa berganti puitis.
  Demi dia tidak ada benua yang terlalu jauh untuk dijalani,tidak ada gunung yang terlalu tinggi untuk didaki,dan tidak ada samudra yang terlalu luas untuk dijalani.
  Kamu paham dri kamu adalah seorang yang pemberani,namun mendadak gagap dihadapanya.Kamu tahu diri kamu tidak terlalu senang berkorban demi orang lain,tapi dihadapannya seolah ada seribu nyawa baginya.
  Anda jatuh cinta  ???
  Don’t  panic,it’s not some kind of sickness,therefore no need to call a doctor.Jangan pula panic,karena ia bukan sebuah dosa.Setidaknya ia belum tentu menjadi sebuah dosa.
  Cinta adalah fitrah manusia.Cinta adalah fitrah dan indikasi kedewasaan.Sebagai laki-laki dan wanita normal,wajar rasa cinta muncul diantaranya.Apalagi sudah berinteraksi dalam waktu yang lama.Satu kelas,satu sekolah,dan segala ‘’1’’ yang lain.
  Namun,bukan berart ketikai Allah  mengaruniakan rasa cinta sebagai fitrah manusia,lantas kita bisa mengekspresikannya sesuai dengan keinginan kita.Ada masanya,ada caranya,dan ada aturannya.Karena itulah,islam diturunkan oleh Allah.Supaya kita tetap menjadi manusia,bukan hewan yang bebas berekspresi saat mereka jatuh cinta.
  LIHATLAH,masyarakat barat yang umumnya lebih bebas mengespresikan cinta.Akhirnya cinta menjadi sesuatu yang tidak lagi sacral dan romantic,kecuali tersisa dalam film-film nya saja.Pada kenyataannya,mereka menyamakan antara cinta dengan hubungan badan. To make love menurut mereka,ya berhubungan badan.Love is sexs

  Islam memandang cintaitu agung dan suci,kerenanya perlu diatur,dan aturannya tidak tanggung-tanggung,langsung dari pencipta manusia,Allah SWT.

Jumat, 19 Agustus 2016


Diejek karena gak pacaran

  Sebagaimana maklum adanya,pacaran bukanlah cara islami untuk mengenal lawan jenis lebih dekat.Bahkan pacaran banyak mendatangkan kemaksiatan,dimana dua sejoli yang dimabuk asmara tidak akan bisa lepas dari saling berkirim salam sayang dan mesra melalui berbagai media social,berkhalawat,hingga pada akhirnya terjadilah kontak fisik pasangan muda-mudi yang telah terjebak dalam perangkap setan.
  Karenanya,kalau kalian yang mempunyai prinsip untuk tidak pacaran dicemooh orang lain,dikatakan tidak laku,tidak gaul,kurang trendi,jadikanlah berbagai cemoohan itu sebagai motivator agar lebih konsisten memegang prinsip pribadi kamu.Yakinkan pada diri kamu bahwa pilihan untuk tidak berpacaran merupakan sikap yang akan mendatangkan rahmat ALLAH,walaupun dianggap ‘aneh’ oleh umumnya kaum muda-mudi.
  Berbesar hatilah untuk menjadi kalangan ghuraba.Ya ghuraba,komunitas yang dianggap aneh oleh mayoritas manusia karena tidak mengikuti ritme prilaku mereka.Kalangan ghuraba inilah yang layak mendapatkan ridho ALLAH dan Rosul-NYA,karena mereka tetap berpegang pada nilai-nilai kebenaran disaat umumnya manusia memudarkannya.
  Sobat muda,bukankah lafadz ‘aktsrunnas’ ( kebanyakan manusia ) dalam Al-qur’an seringkali dikaitkan dengan ‘‘la ya’lamun,la yasykurun,la yu’minun’’ ( mereka tidak mengetahui,tidak bersyukur,tidak beriman ) ? ini menunjukan bahwa seringkali mayoritas manusia mengedepankan hawa nafsunya hingga yang muncul dari mereka adalah berbagai prilaku negative.salah satunya,pacaran yang dianggap sebagai satu kewajaran karena hampir setiap orang melakukannya.Relakah kita tejatu dalam kubangan pacaran demi kenikmatan duniawi sesaat yang dengan itu ALLAH dan Rasul-NYA murka dengan kita ?
  Jika jawabannya  ‘’ TIDAK “,maka berbahagialah karena kamu akan mejadi manusia yang dicintai ALLAH dan Rasul-NYA.Dan jangan lupa,do’akan teman-teman kamu yang sudah terlajur terpeleset dalam perangkap pacaran agar mereka insyaf,menyadari keteledoran yang mereka lakukan,hingga mereka bertaubat kepada ALLAH,al-Ghofur dzat yang Maha Menerima Taubat.